4.14.2010

HARGAI EJARAH KITA GUYS !




yaa, halo ! selamat siang guys !! :D , gue harep siang ini semua urusan lo hari ini baek-baek aja ya . hmm~ hari ini gue langsung nih bawa berita yang baru gue liat di TV , tragissss banget sih. pasti kalian uda liat berita tentang tempat pemakaman (makam keramat) yang digusurkan ? dan ini yang digusur bukan makamnya orang sembaran orang. karena apa? karena yang digusur ini salah satu bagian dari sejarah, guys . he's MBAH PRIOK . buay lebih jelas siapa dia? dan kenapa makamnya yang mau digusur ini menghebohkan banget? baca yaaaa...


***
mbah priok itu adalah orang dari palembang yang uda berhasil berlayar kepulau Jawa untuk nyebarin agama Islam. tapi sayangnya andilnya dalam sejarah Indonesia ini tidak mendapatkan perhatiian dari Jakarta sendiri, makamnya mau digusur, dan hal inilah yang memicu konflik antara satpol PP dengan warga yang sangat menolak digusurnya makan ini , ckckck

***
Jakarta (ANTARA News) - Bentrokan antara warga dengan Satpol PP pada eksekusi bangunan liar di pemakaman tokoh Muslim Al Arif Billah Hasan bin Muhammad Al Haddad atau biasa dikenal dengan nama "Mbah Priok" mengakibatkan jatuhnya korban luka-luka di kedua belah pihak. Kepala Satpol PP Harianto Badjoeri mengatakan, sebanyak 29 korban luka dari pihak Satpol PP yang melakukan eksekusi sejak pukul 06.00 WIB.

"Tiga orang kritis, sembilan lainnya luka berat," kata Harianto ketika dihubungi di Jakarta, Rabu.

Harianto mengatakan belum ada korban jiwa dari pihak Satpol PP sedangkan untuk korban dari pihak warga setempat yang mempertahankan makam tersebut belum diketahui.Korban-korban hingga Selasa siang telah dirawat di RSUD Koja, Jakarta Utara, sementara proses eksekusi masih tetap berlangsung di kawasan lahan milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II tersebut. Harianto menegaskaneksekusi itu bukan merupakan eksekusi makam Mbah Priok namun eksekusi bagi bangunan liar disekitarnya. Bangunan yang didirikan tanpa izin dari pemilik tanah itu digunakan bagi para peziarah yang ingin mengunjungi makam, meskipun jazad Mbak Priok tidak lagi ada ditempat itu. Makam Mbah Priok dan makam lain yang tadinya berada di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dobo, Kelurahan Koja, Jakarta Utara itu telah dipindahkan TPU Semper karena lokasi di Jalan Dobo berdasarkan putusan pengadilan merupakan tanah milik PT Pelindo II.

"Makam ini tidak akan digusur, tapi dipugar, dipercantik," kata Harianto.

Penertiban dilakukan terhadap bangunan liar disekitar makam tersebut yang dipertahankan beberapa pihak yang mengaku masih keturunan Mbah Priok. Warga yang mempertahankan bangunan-bangunan itu telah mempersiapkan diri dengan senjata mulai dari batu hingga senjata tajam yang melukai anggota Satpol PP ketika bentrokan terjadi.(A043/A024) COPYRIGHT © 2010

***
yaaah , gue sebagai salah satu masyarakat indonesia cuman bisa bilang kok gitu banget sih????  kenapa gue bilang gitu ? soalnya kita ini emang udah keterlaluan banget. ada pepatah bilang bangsa yang makmur adalah bangsa yang mencintai dan menghargai sejarahnya. tapi sekarang? kebalik banget ya ... :)
gue cuman pesen deh sama petinggi negeri ini, kalau-kalau pak SBY baca blog gue , gue cuman mau pesen, "sampai kapan kita ricuh seperti ini? katanya kita ingin maju? tapi kok malah saling menjatuhkan satu sama lain? padahal kita ini sodara tapi tak serupa. gue takut, kalau kita banyak ricuh gara-gara sepak bola, demo ga tertib, korupsi, dll gue takut 10 atau 20 atau 30 tahun lagi, gue ga bisa buat nikmatin masa-masa indah gue di Indonesia yang gue cintain ini. ya alloh, berikan bangsaku ini kesadaran, satukan lagi kita seperti cerita sejarah kalau bangsa Indonesia DULU ITU RUKUN SATU SAMA LAIN". 

***

Tidak ada komentar: